Obama sang Entrepreneur

Sebelumnya, apa sih pengertian dari Entrepreneur??

Raymond Kao dalam buku berjudul Defining Entrepreneurship menyatakan bahwa entrepreneur adalah orang yang menciptakan kemakmuran dan proses peningkatan nilai tambah, melalui inkubasi gagasan, memadukan sumber daya dan membuat gagasan menjadi kenyataan.

Sekarang pertanyaannya, cocok ngga sih obama di sebut entrepreneur??

Yah cocok apa ngga, selamat aja deh buat New Mr. President setelah melewati berbagai rintangan atas segala isu-isu sensitif yang berhubungan sama nama tengahnya yang mengandung unsur islam (BARACK HUSSEIN OBAMA), belum lagi isu tentang keislamannya dll. Tapi akhirnya ‘beliau’ sukses juga nyingkirin saingan saingannya. Mulai dari Hillary Clinton yang satu kubu sama dia, sampe McCain yang dari kubu lawan.

Tapi emang perjuangan ngga berhenti sampe di situ Mr. President, walaupun udah ngelewatin semua itu berkat kehandalan orasinya, tetep aja ada satu hal yang ngga bisa Obama kalahin dengan orasinya yang keren itu.

Apa sih??

Ketika mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat, banyak konsekuensi dihadapi Barack Obama. Sebelum mencalonkan diri sebagai presiden AS, presiden AS yang handal berorasi itu meninggalkan kebiasaannya merokok. Saat ini setelah terpilih sebagai Presiden AS, Obama tampaknya juga tak bisa lagi memakai handset favoritnya, Blackberry, bahkan untuk sekadar mengirim e-mail ataupun aktivitas lainnya.

Email, selain dapat digunakan oleh Kongres dan pengadilan sebagai hak subpoena, yaitu pemanggilan dan penyidikan pejabat yang diduga menyalahgunakan wewenang, pemakaian Blackberry dinilai punya risiko keamanan cyber dari para hacker sehingga beberapa pakar menyarankan agar presiden tidak menggunakan email.

Padahal Blackberry merupakan perangkat kesukaan Obama, Obama beberapa kali terlihat sedang mengutak atik Blackberry-nya. Baik semasa kampanye, maupun saat mengamati pertandingan sebakbola yang diikuti oleh putrinya. Bukan hanya itu, ia juga sering menulis memo dan draft buku di handset kesayangannya tersebut. Namun, walau rasanya berat, Obama sepertinya harus bersiap mengucap selamat tinggal pada Blackberry-nya demi menjamin keamanannya.

Kasian kan? tapi emang itu konsekuensi yang harus ditanggung oleh seorang president amerika. Begitu juga dengan president-president AS sebelumnya. Makanya, kalau kamu ngga siap buat pisah sama handset kamu, jangan nyalonin diri jadi president AS deh. Lagian malu kalo kalah sebelum berjuang.😀

ya udah deh, segini dulu postingan gw kali ni.CU next post.

-ria-

8 Responses to “Obama sang Entrepreneur”

  1. gud post…kip goin’…

    gpp g pk blekberi, yg pnting bs mkn bluberi & strober…

  2. Semangat!! ciptakn tali silahturahmi diantara blogger!! hidup blogger mandiri!!!

  3. Wuiihhh… Obama semakin menggila aja yee skarang..
    Ntar apa lagi nihh yang bakal dia tunjukin ke khalayak ramai???
    Kita tunggu aja bareng2….

    aRu

  4. mg mkn sukses ya….
    mg aja lu mirip obama…
    tp bkn itemx loh…

  5. salam knal ya buat obama, suruh maen k zaytun donk…sombong aje skarang…

  6. gw b’doa mg2 bngsa ne brenti ngarep yang macem2 dari bang Obama.
    do ur best My Indonesia, brenti b’pangku tangan!!!

  7. iya betul, tp tetep ja namanya jg presiden negara terkuat pasti jd pusat perhatian negara lain…moga setelah obama yg jd presiden Amerika mnjadi negara yg mau lbh mghargai kedaulatan negara lain, mau mndengarkan n mngedepankn prdamaian..poko’nya mmperbaiki kerusakan yg di buat Bush deh.

  8. amiiin… bner tu kta si matnyol

    tips n trick

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: